BAHAN :
- Buah Maja/Bila : 1 buah
- Sereh
- Lengkuas
- Air 1 Liter
- Bioaktivator (EM4, MOL,Mbio, Simba)
CARA PEMBUATAN
- Ambil isi buah bila, sereh dicincang demikian juga lengkuas
- Campurkan ketiga bahan tersebut dengan air 1 liter dan bioaktivator 1 tutup atau sekitar 5 ml
- Simpan dalam ember yang berpenutup kemudian simpan sekitar 3 hari di tempat yang teduh
- Kemudian saring dan yang digunakan adalah hasil saringan
CARA APLIKASI
- Aplikasi pada saat penyemprotan yaitu 1 gelas aqua dalam 1 tangki (10 liter) air
Alat dan Bahan
- Drum/jerigen
- Urine ternak/limbah cucian ikan/ cucian daging dll
- Kotoran sapi, kambing, unggas
- Tanaman legime (Lamtoro, rumput wedusan dll) dan tanaman pakis-pakisan
- Tetes tebu (molases)/gula pasir atau gula jawa
- Buah-buahan busuk : pepaya, pisang, nangka, semangka dll (buah yang manis)
- Bakteri pengurai (Bioaktivator) EM4, M bio, Simba dll
- Abu : abu dapur, abu sekam dan abu daun bambu
Cara Membuat
- Siapkan drum/jerigen bersihkan jika kotor
- Masukkan semua bahan, komposisi bahan sebaiknya cair 30% dan padat 30%
- Aduk-aduk lalu tutup rapat (karena proses ini menggunakan bakteri anaerob)
- Tiap 3 hari sekali dibuka dan diaduk-aduk
- Setelah 1 bulan pupuk organik cair siap digunakan (tanda-tanda yaitu tidak berbau busuk atau menyengat dan warna cairan dan bahan hitam kecoklatan
Cara penggunaan
- Saring larutan menggunakan kain
- Semprotkan ke tanaman dengan konsentrasi 1 gelas 200 ml/tangki semprot
- Ampasnya bisa dikeringkan dan digunakan sebagai pupuk organik padat