System tanam legowo 2 : 1 merupakan inovasi teknologi jarak tanam padi yang dikembangkan dari sistem tanam tegel. Istilah legowo yang diambil dari Bahasa Jawa, yaitu kata lego yang berarti luas dowo yang berarti memanjang. Pada prinsipnya sistem tanam jajar legowo adalah meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Selain itu sistem tanam tersebut juga memanipulasi lokasi tanaman sehingga seolah-olah tanaman padi dibuat menjadi taping (tanaman pinggir) lebih banyak. Seperti kita ketahui tanaman padi yang berada dipinggir akan menghasilkan produksi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik hal ini disebabkan karena tanaman tepi akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak.
Salah satu kendala dalam system tanam legowo adalah banyaknya
tenaga kerja yang diperlukan dalam system tanam ini karena selain untuk tenaga
penanaman juga diperlukan tenaga khusus yang sudah berpengalaman untuk membuat
agar jarak baris legowo tepat sehingga terkadang petani enggan menerapkan
teknik tanam legowo 2 :1 karena jika bukan petani yang berpengalaman terkadang
jumlah populasi berkurang
Salah satu teknologi yang bias digunakan untuk mempermudah
penanaman system tanam legowo maka alat caplak yang merupakan salah satu alat
pertanian tradisional yang berfungsi untuk membuat garis pola jarak tanam padi
bisa digunakan. Pada pertanaman dengan sistem jajar legowo, penggunaan Caplak
sangat dibutuhkan untuk pembuatan garis pola tanam.
Caplak Roda digunakan untuk membentuk garis pola jarak
tanam potongan vertikal dan horizontal dilakukan dengan sekali tarik sedangkan
pada Caplak Biasa dilakukan penarikan caplak dua kali yaitu secara vertical dan
horizontal. Pembuatan garis pola jarak tanam menggunakan caplak roda pun
menjadi dua kali lebih cepat dibandingkan dengan caplak biasa.
Biaya yang
dibutuhkan untuk membuat garis pola jarak tanam pun menjadi setengahnya.
Dengan biaya yang lebih rendah ini, maka biaya tanam padi menjadi lebih murah
sehingga petani mudah menerapkan system tanam legowo 2:1.
Berdasarkan hal tersebut maka kami bekerjasama dengan petani
untuk membuat caplak roda legowo 2 : 1 dengan harapan bias membantu petani di
kecamatan lamuru untuk bias menerapkan system tanam legowo dengan mudah
sehingga produktivitas padi mereka bisa meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar